Ubah Minyak Jelantah Menjadi Bahan Bakar

MEMBUAT BAHAN BAKAR ALTERNATIF DARI MINYAK BEKAS/MINYAK JELANTAH

Tahukah kamu minyak goreng yang sudah tidak layak pakai atau (disebut juga minyak jelantah) ternyata bisa diubah menjadi produk yang bermanfaat? Penelitian yang ada telah dilakukan oleh Khoir Eko Pamudi, Departemen Kimia’10, Abdul Afif Almuflih, Departemen Kimia’11, dan Endri Geovani, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian’12, menjadi salah satu bukti nyata. Mereka berhasil meneliti tentang proses pembuatan biogasolin dari minyak jelantah. “Minyak jelantah digunakan karena minyak tersebut termasuk limbah primer, yaitu limbah yang belum termanfaatkan”, ujar Abdul.

  • Simple Usage
    Simple Usage
  • Huge-IT Slider
    Huge-IT Slider
    The slider allows having unlimited amount of images with their titles and descriptions. The slider uses autogenerated shortcodes making it easier for the users to add it to the custom location.
Melalui penelitian tersebut, mereka meraih medali perunggu dari Malaysian Technology Expo 2016 dan penghargaan khusus dari Toronto International Society of Innovation and Advanced Skills.

Biodiesel merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono-alkyl ester dari rantai panjang asam lemak, yang dipakai sebagai alternatif bagi bahan bakar dari mesin diesel dan terbuat dari sumber terbaharui seperti minyak sayur atau lemak hewan.

Sebuah proses dari transesterifikasi lipid digunakan untuk mengubah minyak dasar menjadi ester yang diinginkan dan membuang asam lemak bebas. Setelah melewati proses ini, tidak seperti minyak sayur langsung, biodiesel memiliki sifat pembakaran yang mirip dengan diesel (solar) dari minyak bumi, dan dapat menggantikannya dalam banyak kasus. Namun, dia lebih sering digunakan sebagai penambah untuk diesel petroleum, meningkatkan bahan bakar diesel petrol murni ultra rendah belerang yang rendah pelumas. (sheehan, et al., 1998).

Berikut ini disajikan cara pembuatan biodiesel secara sederhana, yang tidak pake ribet 😀

Bahan – bahan yang digunakan :

Metanol 96%, Natrium Hidroksida (NaOH), Minyak Goreng bekas, Air Suling (Aquades), Asam Asetat.

Alat-alat yang digunakan :

Hot Plate (pemanas listrik), Termometer untuk mengontrol suhu, Mixer atau stirrer.

Cara pembuatan :

panaskan minyak goreng sampai suhu 55 derajat celcius kontrol suhu nya agar tetap terjaga. lalu campurkan metanol dengan natrium hidroksida agar menjadi larutan metoksid, natrium disini sebagai katalis untuk mempercepat reaksi substitusi dari minyak goreng menjadi ester, lalu campurkan larutan metoksid tadi dengan minyak goreng aduk dengan kecepatan tidak terlalu tinggi selama 1 jam. setelah proses pengadukkan selesai, akan terbentuk 2 larutan terpisah, yaitu gliserin dan ester(biodiesel) lalu dipisahkan, biodiesel yang telah dipisahkan dipanaskan pada suhu 70 derajat celcius untuk menghilangkan metanol yang tersisa. lalu masuk ke proses pencucian dengan cara mencuci biodiesel dengan air yang dicampur 1 tetes asam asetat untuk menetralkan pH biodiesel. setelah itu pencucian berikutnya hanya cukup dengan air suling saja, diulang selama 4 kali. setiap proses pencucian dipisahkan selalu dipisahkan dengan air pencuci.

percobaan ini sudah saya lakukan sendiri dengan komposisi, 100 mL minyak goreng , 100 mL metanol, dan 2 gram NaOH.

Silahkan cobakan ini sendiri dirumah, dengan memanfaatkan ini kita bisa menjaga bumi kita tetap hijau 🙂

Resiko ditanggung sendiri 😀

peringatan, metanol mudah terbakar . usahakan dijauh kan dari api 🙂

Referensi : https://bisakimia.com/2014/03/18/membuat-bahan-bakar-alternatif-dari-minyak-bekasminyak-jelantah/

http://www.balairungpress.com/2016/09/ketika-minyak-jelantah-menjadi-bahan-bakar/

 

Edit

2 thoughts on “Ubah Minyak Jelantah Menjadi Bahan Bakar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *